Feed aggregator | Universitas Negeri Yogyakarta「Sistem Kejuaraan Snooker」

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Siaran langsung skor sepak bola olahraga

Ririn said that when they became a competition committee at FE UNY, they received information that there was a competition on another campus. They took part in the competition as a team with the aim of only promoting the competition that they held themselves to other participants on the campus. Since then, they have achieved at least five achievements in various national accounting competitions during 3 years working together as a team.

Sosialisasi Kurikulum MBKM diawali dnegan pemaparan dari Bapak Grendi Hendrastomo, M.M.,M.A. tentang bagaimana tahapan pengembangan kurikulum MBKM yang telah dilakukan oleh Prodi Pendidikan Sosiologi FIS UNY, mulai dari menentukan profil lulusan, menyusun bahan kajian, menentukan mata kuliah yang mendukung profil lulusan, hingga proses pengembangan jaringan/mitra untuk pelaksanaan kegiatan belajar di luar kampus. Selanjutnya, pemaparan dilakukan oleh Ibu Nur Endah Januarti, M.A. yang memaparkan tentang proses penyempurnaan kurikulum MBKM, yang terdiri dari 2 proses yaitu (1) penyusunan instrument pembelajaran berbentuk RPS berbasis Team Based Project dan/atau case methode dan (2) skema ekuivalensi terhadap kegiatan belajar di luar kampus yang dilakukan mahasiswa. Dalam kesempatan ini, Bu Endah juga menyampaikan tentang bagaimana pentingnya dukungan dari lembaga, yaitu pihak universitas dan fakultas tentang peraturan yang berkaitan dengan implementasi kurikulum MBKM, seperti yang telah dimiliki oleh UNY melalui Peraturan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2020 tentang Panduan Implementasi Kurikulum MBKM. Materi selanjutnya, disampaikan oleh Bapak Datu Jatmiko, M.A. tentang implementasi kurikulum MBKM yang telah dilakukan oleh Prodi Pendidikan Sosiologi UNY, yaitu tentang mekanisme pelaksanaan kegiatan belajar di luar kampus oleh mahasiswa, mulai dari sosialisasi, seleksi, pembekalan, dan penerjunan, serta bagaimana kegiatan belajar di luar kampus tersebut dapat diekuivalensikan ke dalam mata kuliah.

Selanjutnya, Bapak Dr. Sujarwo, M.Pd. selaku Dekan FIP UNY menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa andil kegiatan kemahasiswaan sangat mendukung keberhasilan lembaga. Selain itu, beliau mengonfirmasi agenda besar yang akan segera dilaksanakan, mulai dari menerjemahkan kegiatan kegiatan pemeringkatan untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta terkait perizinan kegiatan kemahasiswaan berada di bawah kendali Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Dr. Sujarwo, M.Pd., mengakhiri sambutannya dengan membuka acara workshop yang ditandai dengan pembacaan basmallah secara bersama-sama.

Setelah coffee break, kami masuk lagi kedalam meeting rooms lalu diberikan 2 vidio. Yang pertama tentang Gretta dan tentang perubahan iklim yang terjadi di Yogyakarta berdasarkan riset SP Kinasih. Kedua vidio ini memberikan gambaran tentang mengapa anak-anak harus sadar terkait dengan perubahan iklim. Perubahan iklim yang terjadi saat ini jelas mengancam masa depan anak-anak. Satu kalimat yang menggugah anak adalah mengapa kita mempersiapkan masa depan dengan matang sedangkan kita tidak tahu apakah kita dapat mencapai masa depan tersebut dengan perubahan iklim saat ini. Setelah penayangan kedua vidio tersebut, kelompok kembali mendapatkan penugasan untuk membuat pohon masalah.

Forum FIP-JIP 2021 ini didukung dan diikuti oleh 12 LPTK Negeri, yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Malang ( UM), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Negeri Makassar ( UNM), Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Manado (UNIMA), dan Universitas Neger Makassar (UNM). (rit)

Marketing is very crucial in a business. Through marketing, a business including MSMEs can increase sales of their products. One of the MSMEs in Indonesia, especially in Special Region of Yogyakarta, is the Krupuk Patilo MSME. Patilo is a superior product of processed food using cassava as the basic ingredient. Tepus Village of Gunungkidul Regency has a cassava 'patilo' snack industry center, namely the Women Farmers Group (KWT).

Setelah itu, anak-anak dibagi menjadi kelompok sesuai bentuk kertas yang didapatkan saat registrasi oleh fasilitator. Dan saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi co-fasilitator salah satu kelompok. Kelompok dengan bentuk kertas hati berwarna merah muda. Setelah anak-anak masuk ke kelompok yang dibagi fasilitator, masing-masing co-fas mulai mendampingi anak-anak dalam kelompok tersebut. Saya dan anak-anak sepakat menamai kelompok kami COOL dengan yel-yel ‘Siapa kami? Kami cool~’ sambil menggunakan tangan kanan membentuk huruf V dengan ibu jari dan jari telunjuk. Setelah itu kami mengerjakan penugasan pertama dengan cara mengidentifikasi nama lalu huruf pertama dikaitkan dengan huruf awal yang berbau iklim/perubahan iklim. Misalnya kak Hafidzh dengan hujan, Chelsa dengan CO2, Khalisa dengan kemarau, Nisa dengan nitrogen monoksida, dan Cut dengan climate strike.  Kata-kata tersebut disusun dalam paragraf padu, dalam rangka memulai membangun kritis berpikir sebelum memulai diskusi nanti. Lalu kami melakukan perkenalan dan presentasi terkait dengan penugasan pertama tadi. Setelah penugasan pertama selesai, kami mendapat coffee break sekitar 15 menit.

Ketua Divisi Kerjasama U2IK FIP UNY, Rahmat Fadhli, M.A, mengatakan dalam event FIP JIP 2021 ini terkumpul 10 Naskah Kerjasama tingkat Fakultas, dan kurang lebih 124 naskah kerjasama di tingkat prodi.

Harapannya, dengan program CBS ini mahasiswa dapat memiliki tempat untuk mengungkapkan segala keresahan, kekhawatiran, maupun berbagai macam emosi yang dirasakan sehingga dapat dicari jalan keluarnya secara bersama-sama dan tidak mengarah pada penyelesaian yang bersifat negative

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO. Dalam sambutannya, Sumaryanto berkomitmen untuk terus membina talenta-talenta yang dimiliki oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi beserta dosen dan tendik sehingga dapat mengahadirkan juara-juara baru. Beliau juga berharap kegiatan symposium dapat terus dilaksanakan.

Selain itu, Bapak Dr. Joko Pamungkas, M.Pd. banyak menyampaikan program-program yang akan dilalui Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dalam waktu dekat ini. Mulai dari kegiatan workshop di luar ruangan ini yang meliputi pembuatan AD/ART KMM, yang mana secara eksplisit belum dicantumkan progrm doktoral di dalamnya, sehingga akan ditambahkan menjadi KMM”D; akan ngangsu kawruh (studi banding) tentang pengembangan kewirausahaan ke UNM; hingga program pendampingan delegasi FIP UNY dalam ajang FIP JIP 2021, Beliau menegaskan kembali target workshop hari ini yang meliputi pembuatan panduan SOP pengajuan kegiatan, SOP peminjaman Ruang Sidang Ormawa, dan Beasiswa Mahasiswa FIP UNY.

Kegiatan pelatihan atau workshop ini dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa tanggal 27-28 September 2021 di hotel Royal Darmo, Malioboro. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 orang dari Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD di Yogyakarta. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari Pelatihan Integrasi Gender dan Perubahan Iklim dalam Aksi dan Kebijakan Lingkungan dalam rangka mewujudkan kebijakan perubahan iklim responsif gender, tapi sasaran kegiatan ini untuk SKPD Yogyakarta. Tujuannya agar SKPD yang ada di Yogyakarta sadar akan perubahan iklim yang sedang terjadi. Selain itu, SKPD diajak untuk membuat peraturan baru terkait dengan perubahan iklim responsif gender.

Terbukanya kegiatan workshop ini langsung diambil alih kembali oleh Dr. Joko Pamungkas, M.Pd., ditandai dengan pembagian kelompok. Pendamping mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok untuk mendiskusikan terkait Beasiswa FIP UNY, SOP Pengajuan Dana Kegiatan Ormawa, dan SOP peminjaman ruang ormawa. Kegiatan diskusi ditargetkan rampung pada pukul 11.00 WIB, sehingga rangkaian acara secara keseluruhan dapat selesai pada pukul 13.00 WIB. Kegiatan diskusi berjalan dengan baik, sesuai dengan kelompoknya masing-masing dan mampu memberikan hasil diskusi dengan baik.( laskar BKA FIP UNY)

Prof. Dr. Achmad Dardiri, M.Hum, merupakah salah satu dari 12 tokoh lainnya yang berasal dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK Se-Indonesia).

Pemateri terakhir, Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Hafied Cangara, M.Sc., Ph.D. menyampaikan tentang “Komunikasi dan Perkembangan Peradaban Digital”. Hafied menjelaskan bahwa “Tidak seperti revolusi insdustri sebelumnya yang bergerak secara linear, komunikasi Industri 4.0 bergerak eksponensial dan bergerak dengan modus jaringan sehingga informasi cepat sekali menyebar” jelasnya. Hafied juga menegaskan agar kita harus dapat beradaptasi namun jangan sampai bergantung terhadap teknologi yang super cerdas karena hal itu dapat mengamputasi kemampuan dasar manusia yakni berfikir dan berkomunikasi secara tatap muka.

After the training, community service work and facility repairs were carried out in Kebonagung Village every Saturday and Sunday from September 25, 2021, to October 17, 2021. This repairing aims to meet the needs of tourists in the form of repairing bathrooms and providing a new icon in Keboagung Village in the form of benches, gardens, and decorations. "Hopefully with this PHP2D, the people of Kebonagung Village will increase their awareness that they have the potential of qualified human resources and natural resources, so they can maintain and maintain the existing potential and it is hoped that the Tegal Dam Tourism can increase the income of the surrounding community," said Laila Hartanti, Chief Executive of PHP2D from BEM KM FE UNY in Kebonagung Village. (fdhl)

Kegiatan pelatihan ini memiliki 4 materi yang akan disampaikan berupa Pemaparan Hasil Riset Inisitif Aksi Perubahan Iklim Responsif Gender di  Kota Yogyakarta, Pengetahuan tentang Perubahan Iklim dalam perspektif kebijakan dan program, Penguatan tentang kesetaraan gender, dan merancang Kota Impian Responsif Iklim dan Gender. Kegiatan hari pertama penyampaian materi pertama dan kedua dilanjutkan dengan diskusi. Lalu pada hari kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi ketiga dan keempat, dilanjutkan diskusi terkait membangun kota yang ramah akan perubahan iklim responsif gender. Oleh karena itu, penting sekali diadakan penguatan pengetahuan dan kesadaran bagi kelompok rentan sebagai penerima dampak, dan ASN selaku pengambil kebijakan dalam bentuk pelatihan sehingga aksi dan kebijakan lingkungan yang ada tidak hanya relevan gender dan iklim tetapi juga ditujukan untuk memperkuat kesetaraan gender, dan sebagai upaya adaptasi serta mitigasi perubahan iklim di Kota Yogyakarta.

This activity was held in Padukuhan Pakel, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul last August. These training and mentoring were provided to the local Women Farmers and the local Youth Organization. There is a need for cooperation between youth organizations and women farmer groups so they can reach a wider market segmentation. Through training and assistance in digital marketing, digital content, and packaging design for Karang Taruna, this program is expected to improve the marketing quality of Patilo SMEs so that they can increase sales and, consequently, the income of residents.

Based on this, the Student Family Executive Board of the Faculty of Economics, Universitas Negeri Yogyakarta (BEM KM FE UNY) seeks to empower tourist villages through the Holistic Village Development and Empowerment Program (PHP2D). Kebonagung Village, Imogiri District, Bantul, Yogyakarta is an area that will develop its potential to become a tourist village with a touch of art and culture. Based on the committee's survey conducted on Saturday, March 6, 2021, it was found that the village has a unique Tegal dam, known as an agricultural education village with cultural nuances. There are special culinary in the form of chicken noodles, and it has active youth groups and tourism awareness groups (Pokdarwis). However, there are several obstacles, such as lack of operational funds, inadequate facilities, incompetent human resources in managing these tourist attractions.

Sebanyak enam puluh tiga mahasiswa yang terbagi dalam 15 kelompok mengikuti ajang Kompetisi Sport Coaching Startup yang digagas oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan, Universitas Negeri Yogyakarta. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menciptakan inovasi dan mampu memanfaatkan perubahan dan menangkap peluang bagi generasi muda. Melalui kegiatan kompetisi, bootcamp/training camp, dan berbagai kegiatan lainnya dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam menumbuhkan minat dan meningkatkan kemampuan berwirausaha. Berdasarkan latarbelakang tersebut, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga bermaksud melaksanakan program pengembangan start up business bagi mahasiswa bekerjasama dengan praktisi yang telah berpengalaman di bidang tersebut.

Forum Group Discussion bersama Pelajar SMP : Forum anak & Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR)

Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 September 2021 di hotel Grand Zuri, Malioboro. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 pelajar yang tergabung dari Forum Anak(FA) dan Pusat Informasi Konseling Remaja di Yogyakarta. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari Pelatihan Integrasi Gender dan Perubahan Iklim dalam Aksi dan Kebijakan Lingkungan dalam rangka mewujudkan kebijakan perubahan iklim responsif gender, tapi sasaran kegiatan ini untuk anak-anak khususnya pelajar di Yogyakarta. Tujuannya agar anak-anak yang ada di Yogyakarta sadar akan perubahan iklim yang sedang terjadi. Selain itu, anak-anak diajak berpikir kritis tentang kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan yang ternyata tidak ramah untuk iklim. Awal kegiatan dibuka dengan sambutan dilanjutkan dengan pemantik diskusi yang diberikan oleh kak Sana selaku ketua BEK SP Kinasih. Materi pemantik yang diberikan kak Sana sederhana, seperti apa yang dirasakan saat ini di Jogja, bagaimana kondisi iklim yang dirasakan anak-anak, hingga pernah tidak mengalami masalah kekeringan sebelumnya. Anak-anak yang ada di ruangan tersebut juga aktif menjawab dalam sesi ini. Ada yang merasa kepanasan, ada yang merasa aneh dengan pola iklim, ada yang merasa kekeringan, bahkan ada yang cerita bahwa ia sering belang kalau tidak menggunakan sunscreen/sunblock. Keresahan-keresahan yang diungkapkan oleh anak-anak disimpulkan oleh kak Sana lalu dijadikan bahan berkelompok dan berdiskusi “Lalu jika sudah begini, Yogyakarta itu tanggung jawab siapa?”.

Panelis kedua, Dr. Inaya Rakhmani, dosen Universitas Indonesia, membahas mengenai “Komunikasi dan Perkembangan Disrupsi Dunia Penyiaran”. Dari materi yang dipaparkan, Inaya berharap bahwa kita dapat lebih literate dan lebih empatik ketika memposting di media sosial, serta melatih dan mengimplementasikan daya piker, daya nalar kritis dalam ruang-ruang media yang semakin bebas.

Tags: 

Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan , yang ditetapkan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) - target 4.7, adalah bidang pendidikan baru yang mengejar dan mengadvokasi keberlanjutan kehidupan dan masyarakat di bumi. Perubahan iklim berada dijantung tema Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Ini terkait erat dengan hampir semua tema Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan, misalnya, energi terbarukan, keanekaragaman hayati, pengurangan risiko bencana, konsumsi dan produksi berkelanjutan, kemiskinan, perdamaian, dan pemahaman internasional.

Akibatnya, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) (2016) telah mendesak untuk “Aksi untuk Pemberdayaan Iklim ,” menyediakan pendekatan bertahap yang fleksibel untuk strategi dan pelaksanaan kegiatan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan secara sistematis di tingkat nasional. Mereka menekankan bahwa dalam proses pengembangan strategi Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan nasional, perhatian khusus harus diberikan pada partisipasi pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Hiroki Fujii, Ph.D., dari Okayama University, Jepang,  pada acara International Conference on Science Education#3 (ICoSEd#3) 2021 yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan IPA FMIPA UNY bekerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Seminar dengan tema Educational Sustainable Development 2030: The Impacts, Challenges, and Strategies in Science Education diselenggarakan secara daring pada Sabtu (6/11/21). Pembicara lain pada seminar tersebut yaitu Prof. Alipasa Ayas, Ph.D., dari Bilkent University Turkey, Assoc Prof. Gilian Kidman dari Monas University Australia, serta Prof. Dr. Phil. Ari Widodo dari UPI Bandung.

Lebih lanjut Prof. Hiroki Fujii menjelaskan, UNESCO (2017) telah mengusulkan tujuan pembelajaran untuk mencapai SDGs. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan tingkat sekolah (atau tingkat perkembangan pelajar) dan mata pelajaran serta bidang pembelajaran dimana kita akan menerapkan praktik sesuai dengan tujuan pembelajaran SDGs 13  “Tindakan iklim: Ambil tindakan segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.”

Secara global, upaya lanjutan dalam pendidikan perubahan iklim  telah dikembangkan oleh Sekolah Terkait UNESCO. Salah satunya adalah proyek jaringan sekolah di seluruh dunia yang berjudul “Getting Climate-Ready.” Upaya ini memperkenalkan pendekatan seluruh sekolah untuk aksi iklim (misalnya, UNESCO, 2016; Sustainability and Education Policy Network, 2018). Hasil dari proyek ini melibatkan identifikasi praktik yang baik dan akumulasi kasus di setiap negara.

Sementara itu, Prof Gillian Kidman memaparkan tentang Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.  Beliau menjelaskan perubahan iklim, pengurangan sumber daya alam, penyakit dan kemiskinan adalah beberapa masalah terpenting yang kita hadapi sebagai komunitas global. Sebagai tanggapan, UNESCO mengembangkan kerangka Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2030 untuk memberikan cetak biru bagi perdamaian dan kemakmuran, sekarang dan untuk masa depan. Pada intinya adalah 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang merupakan seruan untuk bertindak dalam kemitraan global. Pengajaran keberlanjutan disekitar tujuan ini perlu bersifat holistik dan pluralistik, dengan hasil yang dimaksudkan untuk memungkinkan pelajar hidup dan bertindak dengan cara yang lebih berkelanjutan.

“Program peningkatan kapasitas sangat penting agar guru menyadari masalah dan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengajar pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Metode pengajaran dan pembelajaran partisipatif, yang biasa disebut praktik berbasis inkuiri, memotivasi dan memberdayakan semua yang terlibat untuk mengubah perilaku mereka dan mengambil tindakan untuk pembangunan berkelanjutan”, tegasnya. (witono)

Kegiatan ini diselenggarakan di Padukuhan Pakel, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul pada bulan Agustus lalu. Pelatihan dan pendampingan ini diberikan kepada Kelompok Wanita Tani dan Karang Taruna setempat. Hal ini karena diperlukan adanya kerjasama antara karang taruna dan kelompok wanita tani sehingga dengan kolaborasi yang mumpuni mampu meraih segmentasi pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan dan pendampingan digital marketing, digital konten dan desain kemasan terhadap Karang Taruna, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran UMKM Patilo sehingga dapat meningkatkan penjualan dan berdampak pada peningkatan pendapatan warga  lokal.

Setelah semuanya selesai, kak Sana kembali menjelaskan lebih detail lagi terkait dengan perubahan iklim yang terjadi. Kak Sana sudah menjelaskan secara detail materi, fasilitator kembali memimpin acara. Fasilitator membuka RTL atau Rencana Tindak Lanjut dari pelatihan hari ini. Disepakati RTL tersebut berbentuk webinar yang dilakukan pada tanggal  26 September 2021.

Pelatihan atau Workshop bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

Pertemuan kali ini menjadi ajang silahturahim antara FIP UNY dengan FIP Universitas Negeri Malang. Selanjutnya dari agenda ini bidang kemahasiswaan dan alumni dari kedua belah pihak juga melakukan rintisan kerjasama untuk tahun depan disepakati dan di tandatangani yaitu pertama kerjasama rintisan kegiatan kewirausahaan kemahasiswaan, kedua yaitu rintisan kerja sama Program kegiatan penyelengraan tingkat nasional lomba bakat minat serta penalaran yang akan direncanakan pada tahun 2022. Agenda ini diakhiri dengan harapan dan pesan dari Dekan Univesitas Negeri Malang agar penandatanganan IA dari pihak Kemahasiswaan FIP UNY Bapak Dr, Joko Pamungkas didampingi oleh Bapak Cepi dan Pihak kemahasiswaan FIP Universitas Malang yang di wakili Dekan kedepan harus betul betul di implementasikan dan realisasikan. (laskar BKA FIP UNY)

Sujarwo juga berharap kedepan muncul tokoh – tokoh pendidikan baru dari FIP UNY, dengan ide, gagasan, komitmen dan terobosan baru di bidang tridharma .

Setiap kelompok diberikan waktu untuk berdiskusi selama 45 menit. Setelah dimulai, saya menjelaskan bagaimana anak-anak mengerjakan pohon masalah yang dikerjakan di kertas plano, saya juga memberikan kebebasan untuk kelompok dalam menghias hingga mewarnai hasil diskusi kelompok. Selanjutnya, kami bergiliran mempresentasikan pohon masalah yang sudah dibuat sebelumnya. Sesi presentasi ini juga ada sesi tanya jawab oleh seluruh peserta pelatihan.

Hari Jumat, 5 November 2021 menjadi hari yang bersejarah bagi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang khususnya pada bidang Kemahasiswaan dan alumni . Peningkatan kompetensi pendamping kemahsiswaan di kemas dalam Kunjungan yang dilakukan bidang kemahasiswaan dan Alumni FIP UNY ke malang berlangsung dari pukul 09.00 - 11.30 WIB. Dalam agenda tersebut oleh rombongan FIP UNY yang berjumlah 20 orang terdiri dari para pendamping mahasiswa dan Bapak Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIP UNY Dr. Joko Pamungkas, M.Pd. didampingi Bapak Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama Dr. Cepi Safruddin Abd Jabar, M.Pd. disambut hangat oleh Dekan, Wakil dekan beserta staff dan jajarannya.

The surprise emerged at the end of the study when they graduated simultaneously in the period of June 2021, with the exact same grade, which was 3.93. In response to this, both Nurul and Ririn said they were surprised. Ririn believes, this achievement is certainly God's Will. "If we find the right people to collaborate at the right time, it might lead to the right results," she said. (fdhl)

Kompetisi Sport Coaching StartUp ini dikuti oleh 15 Kelompok mahasiswa, diantaranya Traineefy, Home Club, Pelatihku.id, F2F, Alesi, Edu-Sport Disability, Sporttotech, esceha.id, Halo Sport, Coach Connect.id, Sport Event, Stafet, Indo Data Sport, Koara Apparel, dan Sportpedia.

Prof. Dr. Achmad Dardiri, M.Hum, mendapatkan Anugerah Tokoh Pendidikan dalam Forum Ilmu Pendidikan Jurusan Ilmu Pendidikan (FIP JIP 2021), Selasa s.d Kamis, 9-11 November 2021, di Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Sekretaris jurusan Ilmu Komunikasi FIS UNY sekaligus Ketua Steering Committee NASCOM 2021, Benni Setiawan, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari milad ke-7 Ilmu Komunikasi FIS UNY dan National Symposium of Communciation Science merupakan acara puncak dies natalis Ilkom UNY. Harapannya prodi Ilkom UNY dapat membawa  nama baik UNY di pentas nasional maupun global. NASCOM 2021 dihadiri pula oleh Dekan FIS UNY, Dr. Suhadi Purwantara., M.Si, Dosen Ilmu Komunikasi FIS UNY, serta delegasi dari berbagai organisasi mahasiswa.

Tags: 

Dekan FIP UNY, Dr. Sujarwo, M.Pd. mengatakan, Kerjasama ini selain dalam bidang tridharma perguruan tinggi, juga dalam rangka memperkuat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang telah dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim.

FIP UNY memperkuat kerjasama dengan 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) se-Indonesia dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat. Penandatanganan naskah kerjasama dilakukan di sela – sela acara Forum Ilmu Pendidikan Jurusan Ilmu Pendidikan (FIP JIP) 2021, (10/11), di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta.

Acara yang diawali dengan penandatanganan kerjasama dengan Mitra, Lokakarya penyusunan Panduan Kompetisi Start Up Mahasiswa, Pelaksanaan Kompetisi Sport Coaching Start Up, Student Start Up Training Camp, Pendampingan start-up business bagi mahasiswa, dan diakhiri dengan Sport Coaching Start up Summit 2021 pada tanggal 4 November 2021.

Tim Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta  yaitu Hanifah Mar’atush Shalihah (Pendidikan Matematika), Mutiara Pesona Bil Jannah (Pendidikan Kewarganegaraan), dan Amri Shabirin (Pendidikan Biologi) dibawah bimbingan Dosen Bapak Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, Ph.D., membuat gagasan   

Simonev School (Sistem Monitoring dan Evaluasi di Tingkat Sekolah).

Hanifah menerangkan, Simonev School merupakan aplikasi yang dirancang untuk melakukan monitoring dan evaluasi oleh orang tua ataupun siswa terhadap kualitas kinerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Diharapkan dengan adanya simonev school ini dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan pembelajaran online dan dapat terus memajukan pendidikan di Indonesia.

“Aplikasi simonev school berbasis website ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya dapat digunakan dengan desktop dan gawai. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan oleh siswa maupun orang tua dan dapat mendukung pembelajaran abad 21”, tegasnya.

Alasan diangkatnya gagasan ini, lanjut Hanifah, adalah pandemi Covid-19 yang membawa dampak dalam semua sektor bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Pendidikan terpaksa dilakukan secara daring yang tentunya tidak dapat langsung berjalan secara mulus. Guru yang perlu beradaptasi dengan pembelajaran daring dan kurangnya pendampingan peran dari orang tua dalam mendukung pembelajaran daring menjadi permasalahan yang harus segera diatasi.

“Bahkan dengan gagasan ini, tim kami berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Poster Ilmiah Nasional (LPIN) #5 Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh UKMF Penelitian LIMLARTS FBS UNY”, pungkasnya. (witono)

Selain kerjasama di tingkat fakultas, setiap program studi juga menjalin kerjasama dengan dengan program studi serumpun, yang diwujudkan dalam Naskah Rancanangan Pelaksanaan Kegiatan (Implementation Arrangement/IA). Bentuk Kerjasama yang dilakukan seperti Penelitian Bersama, Pengelolaan Jurnal Ilmiah, Temu Ilmiah Mahasiswa, Kuliah Umum, Seminar Nasional, Seminar Internasional, Pertukaran Mahasiswa.

Both of them have the same challenges when they want to continue their education. Ririn's father is only a farm laborer, while Nurul's father earns a living as a construction worker. Both pairs of parents had doubts that their children could continue their studies. But thanks to Bidikmisi, both of them could be accepted into the Accounting Education Study Program, FE UNY.

NASCOM 2021 diikuti 330 peserta yang berasal dari berbagai Universitas yang ada di Indonesia. Hadir sebagai narasumber Guru Besar FIS UNY Prof. Suranto Aw., M.Pd., M.Si. yang mengangkat tema “Mengevaluasi Iklim Komunikasi di Indonesia”. Suranto menyampaikan, “Iklim komunikasi saat ini didominasi oleh teknologi virtual dan teknologi digital, sehingga proses komunikasi mau tidak mau harus juga kita rancang untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan teknologi informasi itu”, jelasnya.

Thus, the group receiving funding from PHP2D collaborated with the Garda Muda Indonesia community, FE UNY, to conduct three sets of training, community service work, and infrastructure improvements in Kebonagung Village. The first training was held on Sunday, August 22, 2021, with Galuh Alif Fahmi Rizki as the speaker delivering organizational training and financial management. The second training featured Rullyana Puspitaningrum Mamengko, S.Pd., M.M., who talked about publication and marketing on Sunday, September 5, 2021. The third training was on the management of tourist attraction facilities and tourism management held on Saturday, September 11, 2021, with Muhammad Sidiq, Lecturer of the Department of Language, Arts, and Cultural Management at the UGM Vocational School. This training was delivered to youth organizations and tourism awareness groups (Pokdarwis) in Kebonagung Village.

Mereka mengembangkan event organiser berbasis sport recreation, menjual berbagai peralatan dan pakaian olahraga, menyediakan pelatih-pelatih olahraga, mengembangkan e-commerce berbasis olahraga dan lain-lain.

Reviewing these problems, UNY students from the Research and Reasoning Community Student Activity Unit (UKM KRISTAL) Faculty of Economics (FE) UNY support the development of Patilo SMEs through improving marketing methods. Having passed the Holistic Villages Development and Empowerment Program (PHP2D) from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, they organized training and assistance in market segmentation, digital marketing, digital content, and packaging design to support the improvement of Patilo MSME marketing.

Kami tunggu karya karya terbaik Dosen FIP UNY untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pendidikan yang lebih luas,” tutupnya. (rit)

Berdasarkan kondisi tersebut, Prodi Pendidikan Sosiologi merasa perlu melakukan sesuatu sebagai sarana menyediakan pelayanan bagi mahasiswa, salah satunya dalam bentuk kegiatan yang menyasar aspek afeksi. Maka, dibentuklah program rutin berupa Curhat Bersama Sosiologi (CBS) yang diadakan setiap 2 minggu sekali pada hari Kamis pukul 19.00 WIB – selesai melalui Zoom Cloud Meeting. Program ini bersifat bebas dan santai, dimana mahasiswa bisa mengikuti acara ini apabila membutuhkan sarana untuk bercerita tentang permasalahan yang dihadapi, baik pada ranah akedemik, keluarga, maupun masalah pribadi lainnya. Program ini dibersamai oleh satu atau dua dosen dari Prodi Pendidikan Sosiologi, untuk bisa mendengarkan keluhan, cerita, maupun saling memberi semangat bagi setiap mahasiswa.  Program ini tidak terikat pada jumlah peserta, karena akan tetap berlangsung walaupun hanya satu atau dua mahasiswa yang bergabung pada acara CBS ini. Pada beberapa kesempatan, program CBS juga mengundang mahasiswa dari Jurusan Psikologi sebagai “teman curhat” yang memiliki kapasitas untuk memberikan penguatan dan saran pada mahasiswa yang sedang mengalami gejala stress dan gejala anxiety. Mahasiswa memberikan tanggapan  positif atas program CBS yang sudah berlangsung selama 6 kali dan masih terus berjalan. CBS ini menjadi sarana untuk mengungkapkan keresahan dan permasalahan yang dihadapi dan mungkin tidak bisa diceritakan kepada orang lain. Mahasiswa juga dapat menentukan, apakah cerita yang akan disampaikan dalam program CBS ini, dapat didengar juga oleh mahasiswa lain, atau hanya ingin bercerita dengan dosen yang membersamai.

What could happen when two friends are so united in carrying out their activities? Ririn Susanti and Nurul Rusmavita, these two women were brought together since their first semester of studying at FE UNY, specifically the bachelor of accounting education. Their friendship led them to assignments, organizational meetings, and competitions in various regions.

Pembelajaran Daring yang telah berlangsung hampir 2 tahun, baik di tingkat sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi sedikit banyak memberikan dampak sosial bagi interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Proses pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, dengan berbagai interaksi secara langsung yang terjalin, menjadikan pendidik dan peserta didik memiliki kedekatan emosional guna mendukung proses pembelajaran. Interaksi juga terjalin diantara sesama peserta didik, dengan cara saling bertukar cerita tentang kesulitan yang dihadapi selama mengikuti pelajaran. Kemudian, pandemic Covid-19 hadir dengan kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah (BDR) mulai bulan Maret 2020 pada semua jenjang Pendidikan, menjadikan proses pembelajaran tidak bisa dilakukan secara langsung melainkan melalui media, baik secara sinkron maupun asinkron. Pendidik dan peserta didik diharuskan melaksanakan pembelajaran dari rumah masing-masing, yang menjadikan berkurangnya interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didik, maupun antar peserta didik. Dampak sosial seperti ini juga terjadi pada level pembelajaran di perguruan tinggi. Interaksi antar dosen dan mahasiswa berkurang drastic, digantikan dengan interaksi melalui media seperti melalui aplikasi Chat dan media sosial. Seiring berjalannya pembelajaran daring yang hampir menginjak 2 tahun ini, penggunaan aplikasi chat dan media sosial semakin dirasa tidak bisa menggantikan interaksi secara langsung. Proses pembelajaran daring yang juga mengurangi kegiatan sosialisasi dengan teman dan dunia sekitar, menjadikan mahasiswa mengalami gejala stress dan anxiety. Terlebih lagi, mahasiswa berada di rumah masing-masing dan jarang bercerita untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapi, seperti yang biasa dilakukan pada masa pembelajaran secara luring. Kebosanan mengikuti pembelajaran daring, kebutuhan akan sosialisasi dan interaksi secara langsung yang tidak terpenuhi, paparan media sosial yang terlalu intens, menjadikan mahasiswa banyak mengalami gejala stress dan anxiety  sebagai dampak tidak langsung dari adanya pembelajaran daring.

"The tourist villages will have a sustainable impact on the development of regions and create job opportunities," said Sandiaga Salahuddin Uno, Minister of Tourism and Creative Economy of Indonesia at the Launching of the Indonesian Creative Appreciation, Friday, May 28, 2021. The previous minister's statement will trigger the younger generation to develop the potential of regions through tourist villages. Since the reformation era, tourism has become very attractive and has contributed to economic growth. Moreover, coupled with Indonesia's unique natural wealth, it provides an opportunity for each region to become a tourist spot.

“Produsen patilo di Kalurahan tepus belum banyak yang memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk pemasarannya. Selain itu pengemasan patilo masih menggunakan plastik putih polos biasa dengan berbagai ukuran tergantung permintaan tengkulak dan pelanggan,” ungkap Marni, salah satu wanita produsen patilo di Kalurahan Tepus, Selasa (16/3/2021) lalu. Rukino selaku Dukuh Padukuhan Pakel, Kalurahan Tepus mengungkapkan, “peran pemuda diperlukan dalam pemasaran digital karena produsen patilo banyak yang sudah tua dan belum melek teknologi”.

Direktorat Kelembagaan Ditjen Pendidikan Tinggi  melaksanakan Evaluasi Lapangan secara Virtual atas Usulan Penyelenggaraan Prodi  Pendidikan IPA Program Doktor yang diusulkan oleh FMIPA UNY.  Evaluasi lapangan dilaksanakan Selasa, 9/11/21. Evaluator pada kesempatan tersebut yaitu Prof. Dr. Muhammad Rusdi, M.Sc. dari Universitas Jambi, Prof. Dr.  Hilda Zulkifli, M.Si.,DEA (Universitas Sriwijaya), dan Prof. Dr.  Salengke, M.Sc. (Universitas Hasanudin).

Kepala LLDIKTI Wilayah V, Bimo Widyo Handoko, SH., MH.,  dalam sambutannya mengatakan,Program Doktor Prodi IPA  dari segi kelayakan, daya tampung, prodi yang diusulkan termasuk langka atau tidak, kita sudah mereview semua . Pada kapasitas kami di LLDIKTI bahwa program studi yang diusulkan  masih langka diwilayah kami.

Ke depannya prodi ini diperlukan untuk menjawab tantangan-tantangan dalam bidang IPA  mendukung program-program yang sudah ada di UNY. Dari segi dosen yang diusulkan, 7 orang yang diusulkan adalah Guru Besar untuk mengawal program ini ke depan . Semoga apa yang diusulkan ini berguna nantinya, karena dalam program-program setelah program magister jarang sekali program IPA di wilayah Yogyakarta.  

Sementara itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto., M.Kes., AIFO, menjelaskan, usulan Prodi Pendidikan IPA adalah bagian dari komitmen kami untuk senantiasa mewujudkan lembaga yang selalu meningkat kualitasnya.

“Beberapa waktu yang lalu Kemendikbudristek mengumumkan, UNY sebagai  PTN BLU menduduki peringkat 2 BLU dari Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan skor 80 dan pertumbuhan 745 sekaligus peringkat pertama perolehan  8 IKU, kami meraih 5 dari 8 indikator IKU dengan skor tertinggi. FMIPA memberikan kontribusi pertumbuhan paling tinggi diantara fakultas lain  yaitu 898”, paparnya.

FMIPA setiap tahun baik dosen, mahasiswa, tendik, selalu tampil kedepan, sehingga menjadi inspirasi  bagi fakultas lain untuk ikut mencontoh apa yang dilakukan keluarga besar FMIPA untuk maju dalam tata kelola  Tri Darma Perguruan tinggi.

Rektor menambahkan, salah satu keberhasilan tatakelola perguruan tinggi adalah adanya program-program doktor yang ada difakultas diperguruan tinggi itu. UNY sudah menegaskan bahwa S3, S2 yang monodisiplin diserahkan pengelolaannya ke FMIPA.  Sehingga laboratorium, dll sudah barang tentu lebih kontributif ketika dikelola oleh fakultas terkait. (witono)

“Semoga Kerjasama ini bisa dilaksanakan sebagaimana yang sudah tertulis di dalam naskah Kerjasama dan tidak ada hambatan yang berarti, “tutupnya. (rit)

Ririn and Nurul met at UNY before they became students at FE UNY. When they were still in Vocational High School (SMK), they met several times in accounting competitions. Being in the same class, the brainy duo then formed a friendship. They both joined the Accounting Education Students Association (Hima Diksi).

Tags: 

Sejak beberapa tahun belakangan, dunia semakin kuat merespon perubahan iklim yang makin dirasakan dampaknya dan makin mudah dikenali oleh siapapun. Mencairnya kutub, kemarau dan hujan berkepanjangan, angin ekstrim, cuaca yang tak mudah ditebak, dll yang berdampak para terjadinya kekurangan air bersih, gagal panen, dan dampak lain yang beragam. Bahkan beberapa kejadian ini semakin sering dirasakan di Kota Yogyakarta, terlebih angin puting beliung, cuaca yang tak menentu, hingga kekeringan. Berbagai aksi dan Langkah strategis yang menunjukkan relevansi iklim dan relevansi gender tersebut akan semakin kuat jika dikerangkakan dalam aksi dan kebijakan khusus perubahan iklim dan memperkuat kesetaraan gender. Upaya penguatan gender sangat penting dilakukan sehingga perempuan dan kelompok rentan mempunyai akses, control,  terlibat dan mendapatkan manfaat  khusus, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, bahkan evaluasi dalam berbagai macam kegiatan ataupun pengambilan kebijakan public. Terlebih, dalam perubahan iklim mempunyai dampak specific dalam kehidupan dan berdampak beda bagi perempuan dan kelompok rentan lainnya  (anak-anak, remaja, lansia, difabel, gender minority). Pengalaman itu yang didapat Anugraheny Udhma, Mahasiswa Pendidikan Sosiologi yang melaksanakan kegiatan pembelajaran MBKM Magang di luar kampus. Udhma mendapatkan berbagai pengalaman selama magang ini.

SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu) which is a tangible manifestation of the Indonesian government's concern for the education of the children of migrant workers in Malaysia. One of the levels in the school is SMK which has the fields of study in hospitality, catering, and aviation. Based on the SMK graduation criteria, students must have the ability in entrepreneurship. However, at these schools there are several obstacles which include funding for the implementation of the entrepreneurship program, the number of teachers who teach productive subjects is only one for the three fields of study, and the status of SIKK is still new resulting in some entrepreneurship programs not being well established. The purpose of this activity is the growth of an entrepreneurial mindset and the formation of a company. The training was carried out for 2 days, September 16-17, 2021, attended by 151 participants. Speaker Prof. Dr. Endang Mulyani, M.Si with Company Program material, Ahmad Chafid Alwi, M.Pd with Entrepreneurial Mindset material, Yeni Nur Prilanita, M.Pd with Business Plan Preparation and Nenden Susilowati, M.Pd with financial statement preparation.

Tags: 

Sujarwo berharap kegiatan FIP JIP ini dapat membawa keberkahan, meningkatkan kebersamaan, meningkatkan produktivitas lembaga. “Semoga Allah meridhoi apa yang kita lakukan,” harapnya.

Bapak Dr. Joko Pamungkas, M.Pd.selaku penenggung jawab kegiatan workshop menyampaikan laporan tentang landasan dan konsep kegiatan. Beliau melaporkan hal-hal yang sudah dan akan dilalui selanjutnya, mulai dari draft konsep beasiswa FIP UNY yang sudah ditata, yang selanjutnya pada kesempatan kali ini akan didiskusikan dengan para pendamping mahasiswa. Sehingga hasil akhir dapat disampaikan kepada dekanat untuk dapat di sempurnakan.

Dalam event tersebut, ada 15 Start Up olahraga binaan PKO FIK UNY yang dilaunching secara langsung oleh Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. secara simbolis dengan memukul gong. Prof Sumaryanto sangat mendukung dan bangga dengan adanya start up dari bidang olahraga, "Saat ini, UNY sedang menuju menjadi PTNBH, dan dengan adanya startup, pendidikan, dan wirausaha, akan lebih menjadikan kampus UNY menjadi lebih kuat kedudukannya di waktu yang akan datang".

Tags: 

Tim Sport Tourism Tech terpilih menjadi Best Sport Coaching Startup UNY 2021 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta pada 4 November 2021. Acara yang bertajuk Sport Coaching Start Up Summit 2021, adalah peluncuran 15 start up olahraga binaan PKO FIK UNY yang berlangsung di Ballroom Hotel UNY. Tim ini beranggotakan Miya Kurniawati (CEO), Frizki Rifai Faszha (CMO), Muchamad Rizky Fajrin (COO), Amanda Prawesti Nurmana(CMO), dan Adimas Satrio Wibowo (CTO), kelimanya adalah mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) UNY binaan Dosen Pendamping Dr. Abdul Alim, M.Or dengan Mentor  Profesional M. Abdurrohman Al Hafidz dari IDMetafora. Sportotech sendiri adalah e-commerce yang memudahkan wisatawan mengetahui informasi mengenai sport tourism (wisata olahraga).

Sementara itu, Dekan FIP UNJ, Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Pd.,mengatakan,  FIP JIP 2021 ini mengambil Tema "Mengoptimalkan Implementasi Program Kampus Merdeka untuk Lulusan yang Cerdas, Profesional, Berwawasan Kependidikan, Religius dan Cinta Tanah Air". Tema ini diturunkan ke dalam lima subtema, yaitu: (1) inovasi model pembelajaran partisipatif dan kolaboratif; (2) penguatan model pembinaan employability skills mahasiswa; (3) pemberdayaan program praktisi mengajar di kampus; (4) pemantapan ekosistem Perguruan Tinggi untuk Program “Merdeka Belajar Kampus Merdeka”; dan (5) intensifikasi sinergi Perguruan Tinggi dengan Industri, Dunia Usaha dan Kerja (IDUKA),” ujarnya.

Pemaparan 3 materi selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi yaitu adanya pertanyaan dan tanggapan dari peserta, diantaranya tentang bagaimana menanggapi himbauan Kemdisbudristek tentang kegiatan belajar di luar kampus yang berbobot 20 sks, dan praktik yang telah dilakukan oleh Prodi Pendidikan Sosiologi UNY. Selanjutnya, tanggapan juga diberikan oleh peserta melalui apresiasi yang diberikan kepada Prodi Pendidikan Sosiologi tentang proses penyusunan kurikulum MBKM yang telah dirancang mulai dari skema kurikulum, penyusunan RPS dan instrument penilaian, skema ekuivalensi kegiatan belajar di luar kampus, dan penyusunan 8 buku panduan kegiatan belajar di luar kampus. Acara terakhir di fakultas, ditutup dengan closing statement dari Dekan FIS Universitas Negeri Manado dan dari ketua tim sosialisasi Kurikulum MBKM Prodi Pendidikan Sosiologi UNY, seklaigus menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dan epresiasi luar biasa yang telah diberikan. Harapannya, kerja sama dalam bentuk lain akan segera terjalin, baik di bidang penelitian, pengabdian, pengajaran, maupun kemahasiswaa antara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado dengan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.

Delegasi FIP UNY yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan dan Ketua Jurusan di Lingkungan FIP UNY, serta Tim Humas dan Kerjasama mengikuti serangkaian acara Forum Ilmu Pendidikan Jurusan llmu Pendidikan 2021 (FIP JIP 2021)  yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ) di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, 9 s.d 11 November 2021.

Melihat dan meninjau permasalahan tersebut, mahasiswa UNY yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Riset dan Penalaran (UKM KRISTAL) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Yogyakarta mendukung pengembangan UMKM Patilo melalui peningkatan metode pemasaran. Melalui program yang juga telah dinyatakan lolos Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ini, para mahasiswa menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan segmentasi pasar, digital marketing, digital konten, dan desain kemasan untuk mendukung peningkatan pemasaran UMKM Patilo.

Tags: 

National Symposium of Communication Science ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaboratif antara kajian Ilmu Komunikasi dengan multidisipliner ilmu untuk memberikan pemecahan masalah yang ada di Indonesia sesuai dengan tema besar yang diangkat. (sari)

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Pendidikan UNY menyelenggarakan Workshop pembuatan panduan SOP peminjaman ruang sidang Ormawa dan beasiswa mahasiswa FIP UNY pada Kamis, 28 Oktober 2021 mulai pukul 08.30 WIB di Hotel Galuh. Kegiatan ini diharapkan dapat memiliki andil yang sangat besar untuk mendukung keberhasilan lembaga kedepan . Workshop dihadiri oleh Dr. Sujarwo, M.Pd. selaku Dekan FIP serta Dr. Joko Pamungkas, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; dan para pendamping mahasiswa jurusan FIP UNY.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya kepada seluruh partisipan National Symposium of Communication Science (NASCOM)NASCOM 2021 untuk saling bahu membahu dalam mendukung bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Kegiatan NASCOM 2021 ini digelar oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dilaksanakan secara daring. Acara tersebut mengangkat tema “Implementasi Kajian Ilmu Komunikasi dan Multidisipliner Ilmu dalam Membangun Indonesia”. Kegiatan ini terdiri dari sesi conference dan sesi paralel yang dilaksanakan secara daring/online melalui platform zoom meeting dengan Keynote Speaker Beliau.

They have shown high motivation to study before they became students. Nurul, a graduate of SMK N 1 Depok, Sleman, got a score of 10 in Mathematics in the Vocational National Examination. Meanwhile, Ririn, although she had to work for one year after graduated from Vocational High School, but her experience when participating in the Accounting Competition (LCCA) and her work as an accounting staff made this graduate of SMK N 1 Godean still motivated to prepare for the Joint Entrance Test for State Universities (SBMPTN) the following year.

“There are not many patilo producers in the village who use e-commerce and social media for marketing. In addition, the packaging of the patilo still uses plain white plastic with various sizes depending on the request of customers," said Marni, one of the women producing patilos in Tepus Village, last Tuesday (16/3/2021). Rukino as Dukuh of Padukuhan Pakel, Tepus Village said, "the role of youth is needed in digital marketing because many patilo producers are old and not technology literate".

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Dekan FIK, para Kaprodi dan Kajur, para dosen mentor, mitra profesional UNY, serta 15 tim start up, berjalan dengan meriah dan diramaikan dengan adanya display dari masing-masing start up. Dalam laporan yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Endang Rini Sukamti, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat dan motivasi kewirausahaan, dan membangun ekosistem start up dalam bidang olahraga dikalangan mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Selasa, 02 November 2021 menjadi salah satu rangkaian akhir kegiatan Center of Excellence (CoE) yang dilakukan oleh Prodi Pendidikan Sosiologi UNY dengan melaksanakan sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado. Sosialisasi praktik baik implementasi kurikulum MBKM kali ini sedikit berbeda dengan sosialisasi sebelumnya, karena tidak hanya dihadiri oleh Prodi Pendidikan Sosiologi saja, namun juga dihadiri oleh seluruh perwakilan program studi di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado, yang terdiri 8 prodi, yaitu PPKn; Pendidikan Geografi; Pendidikan Sejarah; Pendidikan Sosiologi; Pendidikan IPS; Geografi; Ilmu Hukum; dan Ilmu Administrasi Negara, yang masing-masing diwakili oleh koordinator prodi dan atau sekretaris prodi. Selain dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing prodi, kegiatan sosialisasi kurikulum MBKM ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado Dr. Apeles Lexi Lonto, M.Si.; Pembantu Dekan I Prof. Dr. Ferdinand Kerebungu, M.Si.; dan Pembantu Dekan II Dr. Hetreda Terry, M.Hum.  Sedangkan tim CoE dari Prodi Pendidikan Sosiologi UNY terdiri 4 dosen yaitu Grendi Hendrastomo, M.M.,M.A. selaku ketua tim, Nur Endah Januarti, M.A., Datu Jatmiko, M.A., dan Sasiana Gilar Apriantika, M.A.

Dekan FIP UNY, Dr. Sujarwo, M.Pd., menyampaikan, Prof. Dr. Achmad Dardiri, M.Hum layak mendapatkan anugerah Tokoh Pendidikan karena memiliki pengalaman menjadi Dekan FIP UNY, Koorprodi S3 Ilmu Pendidikan Pascasarjana UNY, terus mengembangkan basic keilmuan di bidang pendidikan, disamping banyak karya dibidang pendidikan yang dihasilkan melalui riset, artikel dan gagasan ilmiah pendidikan.

Pemasaran merupakan hal yang sangat krusial dalam suatu usaha. Melalui pemasaran, suatu usaha termasuk UMKM dapat meningkatkan penjualan atas produknya. Salah satu UMKM yang ada di Indonesia khususnya DIY adalah UMKM Krupuk Patilo. Patilo merupakan produk unggulan berupa olahan menggunakan bahan dasar singkong. Sedangkan di Kalurahan Tepus, Gunungkidul sendiri terdapat Sentra Industri Makanan Ringan dari singkong yaitu patilo yang dinamakan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Tags: 

“Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka diantaranya pertukaran mahasiswa, magang/praktik kerja, asistensi mengajar, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausahaan, studi /proyek independent, kuliah kerja tematik,” tuturnya.

Belajar di Jogja tidak hanya belajar pengetahuan, tetapi diharapkan ada pengembangan diri. Sesuai dengan nafas Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengedepankan karakter unggul dibalik pengetahuan bidang ilmu yang luar biasa, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) berupaya memberikan warna baru bagi mahasiswa melalui Kuliah Umum Pendidikan Karakter dan Etika Profesi yang diselenggarakan Jumat (22/10/2021) dengan menghadirkan Gusti Kanjeng Ratu Hayu, Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Ketua Harian Dewan Pertimbangan UNY, dilaksanakan melalui Zoom meeting di ikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2021 dan civitas akademika FIS UNY. Bahasan yang diusung dalam kuliah umum ini adalah Keistimewaan Yogyakarta dan Nilai-Nilai Karakter sebagai Pedoman Hidup Masyarakat.

Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang memiliki berbagai sekolah dan kampus ternama menjadi magnet bagi banyak pelajar untuk mengenyam pendidikan di Yogyakarta. Euforia ini turut dirasakan pelajar yang berasal dari daerah di luar Yogyakarta. Di samping sebagai kota pendidikan, Yogyakarta juga merupakan kota yang memiliki budaya yang kental akan sopan santun dan tata krama. Gusti Hayu menuturkan “ora perlu dadi wong Jawa untuk jadi wong Jogja, ketika Anda (mahasiswa) berada di Jogja jangan hanya menjadi turis tapi juga perlu menyelami dan “nonggo” kenal dengan kanan kiri. Nilai hidup masyarakat jogja itu sederhana, prinsip hidup itu antara lain orang itu perlu berwatak ksatria yaitu Nyawiji, sama antara pikiran dan tingkah laku, ora munafik; Greger, mengerjakan sesuatu dengan penuh semangat; Sengguh, percaya diri tanpa menjadi sombong dan merendahkan; Ora Mingkuh, tidak lari dari tantangan, tidak takut menghadapi kesulitan.

Selain itu Gusti Hayu menambahkan bahwa perlu untuk mengingat asal usul kita, dalam filosofi jawa ada Sangkan Paraning Dumadi. Di Jogja hal itu diwujudkan dengan konsep sumbu imajiner mulai dari panggung krapyak yang menyimbolkan kelahiran hingga tugu. Kuliah umum ini ditutup dengan refleksi dari Prof. Dr. Ajat Sudrajat, pakar karakter UNY yang menguatkan dan mengingatkan mahasiswa bahwa Jogja menjadi Istimewa karena memang ada banyak nilai-nilai filosofi karakter yang kuat yang membentuk masyarakat Jogja. Keistimewaan dan Budaya Yogyakarta serta sejarah yang melatarbelakanginya perlu dipahami oleh mahasiswa sehingga mereka dapat mengenal Yogyakarta, bisa beradaptasi dan menyelami falsafah/pedoman hidup untuk mengembangkan jati diri dan karakter adiluhung. (Titis/sari)

Dekan FIP UNY, Dr. Sujarwo, M.Pd., mengapresiasi kegiatan FIP JIP 2021 dengan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rektor UNJ, Dekan FIP UNJ dan segenap panitia FIP JIP 2021 atas kesempatannya untuk UNY mengikuti kegiatan ini.

Currently, the government continues to develop the tourism sector as one of the strategic pathways in the pillars of national development. It can support the national economy which is currently shaken due to the Covid-19 pandemic. This is reinforced by Law Number 10 of 2009 concerning tourism which states that tourism development is needed to encourage the equal distribution of business opportunities and obtain benefits and be able to face the challenges of changing local, national, and global life (Ethika, 2016: 134). To develop an area into a tourism resort, it is necessary to improve soft and hard skills for the people involved. The collaboration between natural resources and competent human resources can advance the quality of the Indonesian tourism sector.

Acara dipandu oleh Prof. Dr. Ferdinand Kerebungu selaku Pembantu Dekan I FIS Universitas Negeri Manado, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Apeles Lexi Lonto, M.Si selaku Dekan dan dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing perwakilan setiap prodi yang hadir, selanjutnya tim Bapak Grendi Hendrastomo, M.M.,M.A. juga memberikan sambutan selaku ketua tim sekaligus memperkenalkan seluruh anggota tim dari Prodi Pendidikan Sosiologi UNY. Sebelum dilanjutkan dengan acara sosialisasi kurikulum MBKM, terlebih dahulu dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado dengan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.

Tags: 

Chief Executive Officer dari Sport Tourism Tech (Sportotech) Miya Kurniawati dalam testimoninya memberikan kesan yang bagus untuk mahasiswa berwirausaha dengan adanya acara Sport Coaching Start Up Summit 2021 yang diselenggarakan oleh PKO UNY ini, "Acara Start Up yang diselenggarankan oleh PKO sangat mengesankan dan bagus untuk pengembangan skill mahasiswa. Karena mahasiswa dituntut untuk kreatif, inovatif, serta aktif untuk mencari  ketrampilan pendukung selain dari prodinya. Harapannya kedepan tetap ada kegiatan start Up seperti ini supaya inovasi mahasiswa dalam bidang olahraga dapat tersalurkan dan mendukung keilmuan olahraga mengikuti perkembangan teknologi." Lebih lanjut mengenai Sportotech dapat diakses di laman sportotech.id (Prasetyo)

Tags: 

Bertindak sebagai juri adalah dosen dari FIK UNY dan Kepala Pusat Inovasi, Inkubator Bisnis dan Hak Kekayaan Nasional, Ibu Prof. Dr. Nahiyah Jaidi, M.Pd. Peserta awal Sport Coaching StartUp awalnya 19 kelompok, namun dengan perjalanan waktu, mereka tersisih dan tersisa 15 kelompok mahasiswa. (PD)