KARYA MAHASISWA FT UNY LOLOS DALAM TOP 120 INNOVILLAGE 2021「Kelly football index network」

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Siaran langsung skor sepak bola olahraga

“Pengelolaan sampah yang baik baik akan membuat lingkungan tetap terjaga dan bersih sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman dan produktif,” tutupnya.

Kegiatan Innovillage sendiri sejalan dengan Program Nasional dalam Transformasi Digital dan peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa, serta visi Telkom menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat. Innovillage mewadahi Perguruan Tinggi se-Indonesia dalam menggugah mahasiswa/i yang sedang di berada kampung halaman (selama pandemi Covid-19) untuk ikut terlibat langsung membantu memberikan solusi terhadap problem-problem sosial masyarakat desa mereka melalui inovasi-inovasi digital aplikatif yang dengan memiliki keterkaitan mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga tercipta kemanfaatan sosial dan peningkatan ekonomi yang terukur. Terutama dalam penanganan Pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan Pemerintah Pusat atau Pemerintah daerah masing-masing. Kegiatan ini juga wujud nyata penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dalam melahirkan talent-talent digital masa depan menuju Indonesia Maju. (hryo)

Sekelompok mahasiswa program studi D4 Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta yang terdiri dari Ahmad Rizal Rifani sebagai ketua tim, Devi Kusumawati,  Arif Hidayat,  dan Adithya Pradana Arya Permadi sebagai anggota dibawah bimbingan bapak Bayu Rahmat Setiadi, M.Pd lolos dalam TOP 120 Innovillage 2021 yakni sebuah kompetisi sociopreneurship di bidang teknologi digital melalui kolaborasi PT Telkom Indonesia bersama Telkom University (6/10/2021) yang diumumkan melalui aplikasi virtual Zoom Meeting dan website https://bit.ly/SKPenetapanTop120Innovillage2021. Total proposal yang masuk dalam event ini berjumlah 482 dari 31 provinsi dan 67 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan tim yang lolos TOP 120 berhak mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Nasabah bank sampah dapat memilih metode penyetoran sampah dengan dijemput mitra atau setor sendiri dengan metode pencacatan saldo dan berat berbasis elektronik,” terang Ahmad.

submitted by humas

“Harapan kami, aplikasi WAMAS ini dapat membantu meningkatkan dan memajukan kegiatan bank sampah di Desa Muktisari, Kabupaten Kebumen serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” harap Ahmad.

.

“Dengan metode seperti itu, anggota dapat mengontrol dan melihat berapa jumlah yang disetorkan dan melihat jumlah tabungannya yang ada di kelompok swadaya masyarakat,” imbuh Ahmad.

Ahmad menceritakan Proposal yang diajukan timnya mengangkat judul "Sosial Project Waste Management System (WAMAS) pada Kelompok Swadaya Masyarakat Desa Muktisari Kabupaten Kebumen. Aplikasi WAMAS ini terdiri dari dua user interface yaitu sebagai administrator dan konsumen (nasabah bank sampah).